Ini Spesifikasi dan Harga Maung, Mobil Perang Pindad yang Bikin Prabowo Kepincut

Automotive | Rabu, 15 Juli 2020 06:12
Ini Spesifikasi dan Harga Maung, Mobil Perang Pindad yang Bikin Prabowo Kepincut

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Prabowo terkagum-kagum dengan mobil perang Maung.

Dream - PT Pindad (Persero) merilis Maung, kendaraan taktis 4x4 untuk pasukan infantri. Mobil perang itu telah dijajal oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Minggu 12 Juli 2020.

Maung, yang artinya harimau merupakan kendaraan taktis yang dilengkapi berbagai komponen pendukung. Mobil ini sangat lincah bila digunakan untuk bermanuver.

" Cocok untuk digunakan di perang jarak dekat. Harganya sekitar Rp 600 juta," kata Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 14 Juli 2020.

Namun, Abraham belum merinci lebih jauh apakah Maung saat ini sudah dipasarkan secara luas atau belum.

2 dari 4 halaman

Pindad telah menguji kelincahan Maung sebagai kendaraan perang jarak dekat. Mobil tempur ini didorong oleh mesin berkapasitas 2.400 cc.

Maung juga dilengkapi sistem tenaga penggerak pada keempat rodanya (4WD), independent suspension, serta dapat dilengkapi dengan braket senjata 7,62 mm, konsol SS2-V4, dan perangkat GPS.

Mobil ini juga memiliki kecepatan aman hingga 120 km per jam, transmisi manual 6 speed, dan mampu menjangkau jarak tempuh hingga 800 km.

Maung dapat dilengkapi dengan braket senjata 7,62 mm, konsol SS2-V4, perangkat GPS navigasi dan tracker kendaraan serta perlengkapan lainnya.

Kelebihan utamanya, Maung mampu menerjang medan-medan sulit dan beroperasi lepas ruas jalan aspal. Maung tetap prima dioperasikan di ruas jalan aspal dan mampu bermanuver dengan baik.

3 dari 4 halaman

Pengujian Maung merupakan tindak lanjut diskusi antara Prabowo dengan Abraham pada Jumat, 10 Juli 2020 di Sesko TNI, Bandung. Pada diskusi tersebut, Prabowo tertarik menguji Maung yang dipamerkan bersamaan dengan Ventilator yang akan diproduksi Pindad.

Sebelum memulai pengujian produk, Abraham mempresentasikan Maung secara detail dengan menghadirkan kendaraan taktis beserta tim teknis Pindad. Pengujian awal dilakukan di medan datar - on road yaitu jalan aspal dan paving.

Maung mampu bergerak taktis dengan memperhatikan aspek kenyamanan. Pengujian pada medan datar meliputi beberapa indikator, yaitu kecepatan, percepatan, manuver putar, manuver angka 8, pengereman dan tak lupa aspek keamanan.

4 dari 4 halaman

Abraham kemudian mempersilakan Prabowo untuk menguji langsung. Prabowo pun bersedia dan menyetir langsung mobil perang itu.

Prabowo sempat melakukan diskusi singkat dengan Abraham Mose serta mengapresiasi performa Maung. Dia menilai bahwa Maung memiliki kemampuan yang baik untuk melewati medan sulit dan cocok untuk kendaraan angkut infantri.

Menurut Prabowo, Kementerian Pertahanan akan terus mendukung updaya peningkatan produksi alutsista dalam negeri, serta mendukung program penelitian dan pengembangan agar nantinya seluruh hasil produksi dalam negeri dapat mandiri secara utuh.

Terkait
Join Dream.co.id