Sepi Peminat, Honda Civic Bakal 'Disuntik Mati'

Automotive | Rabu, 24 Juni 2020 16:41
Sepi Peminat, Honda Civic Bakal 'Disuntik Mati'

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Di negeri asalnya penjualan mobil ini kurang laku.

Dream – Honda Civic tak mendapatkan respon baik dari tempat kelahirannya, Jepang. Penjualan mobil ini kurang laku. Bahkan, ada rencana Civic akan disuntik mati.

Dikutip dari Motor1 yang melansir Automotive News, Rabu 24 Juni 2020, mobil ini hanya terjual 1.619 unit pada tahun lalu. Angka ini jauh lebih sedikit daripada mobil minicars N-Box yang laku 250 ribu unit pada tahun yang sama.

Honda tak hanya menghentikan Civic empat pintu di pasar Jepang, tetapi juga mengakhiri produksi lokal sedan itu. Kemudian, hatchback lima pintu dan Type R akan dijual di Jepang sebagai barang impor dari pabrik Inggris, hingga akhir siklus hidup model saat ini.

Selanjutnya, produksi di Inggris pun tak akan lama karena perusahaan otomotif asal Jepang itu memutuskan akan menghentikan produksi pada 2021 di sana. Pabrik Honda Civic di Turki juga akan menyetop aktivitas produksi tahun depan.

Produksi mobil ini akan terus turun. Belum diketahui apakah sedan kompak ini akan dibuat di Amerika Serikat atau pabrik lainnya.

Berbanding terbalik dengan Jepang, mobil ini masih menjadi favorit orang-orang Amerika Serikat.

2 dari 5 halaman

Puluhan Ribu Mobil Honda Ditarik di India, Indonesia Kena Juga?

Dream – Belum lama ini sekitar 65 ribu unit mobil Honda di India ditarik. Lalu, lebih dari 19 ribu unit mobil juga mengalami hal yang sama di Vietnam.

Mayoritas produk yang ditarik adalah keluaran tahun 2018.

Dikutip dari Otosia, Kamis 18 Juni 2020, penyebab recall mobil Honda di India dan Vietnam sama, yaitu ada kesalahan teknis pada fuel pump atau pompa bahan bakar. Hal ini membuat BBM tidak tersalur secara sempurna ke ruang bakar.

PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai agen pemegang merek (APM) mobil Honda di Indonesia mengaku belum bisa memberi keterangan terkait recall ini. Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM, Yusak Billy, menyebut bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari prinsipal.

 

Puluhan Ribu Mobil Honda Ditarik di India, Indonesia Kena Juga?© Dream

 

" Sekarang kami sedang menunggu informasi resmi dari Honda Motor terkait recall untuk unit di Indonesia. Kami akan sampaikan kabar pastinya kalau sudah ada informasi lebih lanjut," kata Yusak.

Di Vietnam, total ada 19.219 unit dari 6 model yang harus terdampak recall, yaitu Honda Jazz, Honda City, Honda HR-V, Honda Civic, Honda CR-V, dan Honda Accord. Honda HR-V menjadi model yang terbanyak dengan jumlah 7.973 unit.

Kesalahan teknis di sektor fuel-pump ini terbilang krusial. Pasalnya, mobil Honda bisa susah dinyalakan, atau bahkan mesin akan mati mendadak lantaran tidak ada asupan bahan bakar.

3 dari 5 halaman

Fuel Pump BBM Bermasalah, 65 Ribu Honda Kena Recall

Dream – Honda menarik 65 ribu unit mobil karena terdapat masalah dalam pompa bahan bakarnya. Puluhan ribu mobil yang dipasarkan di India itu terdiri dari Brio, City, BR-V, CR-V, Jazzz, dan Maze.

Dikutip dari Gaadi Waadi, Senin 15 Juni 2020, mobil-mobil yang ditarik tersebut berasal dari produksi tahun 2018. Rinciannya, ada 32.498 unit Amaze 16.434 City, 7.500 Jazz, 7.057 WR-V, 1.622 BRV, 260 Brio, dan 180 CR-V.

 

Fuel Pump BBM Bermasalah, 65 Ribu Honda Kena Recall© Dream

 

Langkah recall di pasar India terpaksa dilakukan Honda karena ditemukannya masalah pompa bakar atau fuel pump. Impler pompa bahan bakar yang rusak menyebabkan mesin mati mendadak dan tak bisa dinyalakan lagi.

Honda Cars India Ltd (HCIL) memastikan akan mengganti komponen pompa bahan bakar secara gratis untuk pelanggannya. Penggantian itu akan dilakukan di seluruh diler milik HCIL secara bertahap dan dimulai 20 Juni 2020.

4 dari 5 halaman

Pemilik Akan Dihubungi Personal

HCIL akan menghubungi pemilik mobil yang terdampak secara personal. Jika konsumen ingin mengecek apakah mobilnya terdampak atau tidak. Mereka bisa mengunjungi situs Honda Cars India dan memasukkan Vehicle Identification Number (VIN) atau nomor chasis.

Perusahaan otomotif ini meminta konsumen untuk membuat janji dengan diler jika ingin memperbaikinya. Hal ini mengingat masih ada pandemi Covid-19.

Tapi karena saat ini masih dalam kondisi pandemi virus Corona (COVID-19), maka HCIL mengimbau konsumen untuk membuat janji dengan dealer jika ingin memeriksakan atau memperbaiki kendaraannya.

5 dari 5 halaman

Baru Beroperasi Lagi, Honda Kena `Virus`

Dream - Honda belum lama ini membuka operasional pabriknya setelah ada pembatasan sosial di beberapa negara. Sayangnya, produsen otomotif asal Jepang ini kembali 'tertimpa tangga'.

Dikutip dari Tech Crunch, Rabu 10 Juni 2020, serangan siber ini membuat sebagian operasional pabrik macet. Serangan siber ini membuat produksi di luar Jepang bermasalah.

" Pekerjaan sedang dilakukan untuk meminimalkan dampak dan mengembalikan fungsionalitas penuh kegiatan produksi, penjualan, dan pengembangan," ujar perseroan dikutip dari BBC.

Sekadar informasi, serangan siber ini berupa virus ransomware Snake. Virus ini mengenkripsi data serta mengacak berkas dan dokumen. Berkas-berkas ini nantinya bisa 'disandera' untuk dimintai uang tebusan dalam bentuk cryptocurrency.

Serangan ini juga membuat layanan pelanggan dan keuangan menjadi tidak berfungsi.

Analis keamanan di Emsisoft, Brett Callow, mengatakan contoh virus dikirim layanan analisis malware, VirusTotal. Callow memastikan Honda terkena serangan Malware Snake.

Join Dream.co.id