Nggak Mau Polisi Indonesia Ketinggalan, IMI Hibah Mobil Tesla

Automotive | Jumat, 26 Februari 2021 11:33
Nggak Mau Polisi Indonesia Ketinggalan, IMI Hibah Mobil Tesla

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kepolisian di negara lain sudah gunakan mobil listrik. Masak Indonesia nggak?

Dream – Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Prestige Motorcars menghibahkan satu unit Tesla Seri 3 untuk Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri). Ketua Umum IMI, Bambang Soesatyo, ingin Korlantas Polri tak ketinggalan dengan kepolisian di negara-negara lain yang sudah menggunakan kendaraan listrik sebagai mobil operasionalnya.

“ Kepolisian di berbagai negara dunia juga sudah menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas,” kata Bambang dikutip dari akun Instagramnya, @bambang.soesatyo, Jumat 21 Februari 2021.

Dia mencontohkan mobil listrik telah dipakai kepolisian di Australia, Swis, Amerika, Inggris, dan Spanyol. “ Indonesia juga tidak boleh ketinggalan,” kata Bambang.

Mobil Tesla ini dicat putih dan bernuansa biru dan merah khas Korlantas Polri. Di bagian kap mobil, ada tulisan " Polisi" . Sedangkan di bagian kiri kanan mobil, tertulis " Melindungi dan Mengayomi Masyarakat. Korps Lalu Lintas Polri" .

 IMI dan Prestige Motors menghibahkan satu unit Tesla ke Korlantas Polri.
© Akun Instagram @bambang.soesatyo

2 dari 6 halaman

Sekali Charge Melaju Hingga 400 KM

Bambang mengatakan mobil listrik ini bisa menempuh jarak 400 km dalam kondisi baterai penuh. Dikatakan bahwa pengisian baterai tidak menghabiskan waktu yang sangat lama.

“ Pengisian baterainya pun tidak memakan waktu lama. Cukup 4-6 jam sudah bisa penuh,” kata dia.

Bambang berharap penggunaan kendaraan listrik di jajaran Korlantas Polri bisa memasifkan migrasi kendaraan BBM ke listrik.

 

(Laporan: Silmi Safriyantini)

3 dari 6 halaman

Diskon Rp70 Juta, Tesla Model 3 Laris Manis

Dream – Ada pemandangan tak biasa di showroom mobil ini. Pembeli mobil listrik Tesla Model 3 di Tiongkok membludak demi diskon sebesar 8 persen.

Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat ini memberikan diskon untuk model entry level dan long range.

Dikutip dari Otosia yang melansir Carscoops, Senin 5 Oktober 2020, perwakilan showroom Tesla tak bisa beristirahat. Dikatakan bahwa pembeli terus berdatangan hingga pegawai diler tak punya waktu untuk makan.

Diskon mobil Tesla Model 3 memang menggoda. Model 3 entry level dikorting sekitar 21 ribu yuan atau sekitar Rp45 jutaan. Harganya pun turun dari 271.550 yuan menjadi 249.900 yuan.

Sementra itu, model 3 Long Range diberi potongan harga hingga Rp70 jutaan. Mobil Tesla Model 3 Long Range dikorting dari 344.050 yuan menjadi 309.900 yuan.

 

 Diskon Rp70 Juta, Tesla Model 3 Laris Manis
© Dream

 

Saat ini, Model 3 saat ini akan menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang mana lebih murah ketimbang nickel-cobalt-manganese (NMC) yang dipakai sebelumnya. Namun, pabrikan belum mengungkapkan varian mana yang akan menggunakan baterai tersebut.

Pembelian Tesla Model 3 yang bak kacang goreng di Tiongkok itu tampaknya tidak terpengaruh oleh video gagalnya sistem pengereman darurat otomatis saat demonstrasi beberapa waktu lalu di sana. Kala itu, Tesla Model 3 terlambat berhenti dan tetap menabrak dummy dalam tes pengereman tersebut.

4 dari 6 halaman

Niat Beli Satu Unit, Orang Ini Malah Borong 28 Mobil Tesla

Dream – Saat berbelanja online, ada saja hal-hal absurd tak direncanakan yang terjadi. Kamu mungkin pernah mengalami salah memasukan jumlah barang yang akan dibeli. Kalau barang itu harganya murah, tentu tak jadi masalah. Tapi apa jadinya jika harganya selangit. 

Kejadian inilah yang dialami seorang pria di Jerman saat hendak membeli satu unit mobil yang sedang jadi tren dunia, tesla. Pria ini ingin memesan Tesla Model 3 namun karena kesalahan pesanannya malah berubah menjadi 28 unit.

 

 Niat Beli Satu Unit, Orang Ini Malah Borong 28 Mobil Tesla
© MEN

 

Dikutip dari Auto Evolution, Jumat 3 Juli 2020, cerita ini berawal dari seorang pengguna Reddit, Ballon Man, bercerita dia dan ayahnya ingin membeli mobil anyar. Mereka ingin mengganti kendaraan lama keluarganya, Ford Kuga.

Ballon Man memilih membeli Tesla Model 3 secara online karena Jerman memberikan insentif cashback untuk kendaraan listrik. Ayah dan anak itu membeli Tesla sesuai dengan prosedur.

 

5 dari 6 halaman

Kok Bisa Begini?

Ballon Man dan ayahnya mengisi formulir dengan benar dan menekan tombol konfirmasi. Tapi, tak ada hasil apa pun. Merasa pembeliannya gagal, keduanya mengulangi prosesnya hingga berulang-ulang.

Tindakannya ini malah membuat tagihan administrasi mereka membengkak jadi 2.800 euro (Rp44,75 juta). Diketahui bahwa biaya administrasi satu unit mobil sebesar 100 euro (Rp1,59 juta).

Total pembelian mobil pun menjadi 1,4 juta euro (Rp22,38 miliar).

Mereka semakin panik karena ketentuan Tesla menyebutkan dana awal saat pemesanan dibatalkan tak bisa dikembalikan.

6 dari 6 halaman

Untungnya Bisa Dibatalkan

Untungnya permasalahan bisa diselesaikan dengan baik. Pihak Tesla menghubungi Ballon Man dan ayahnya.

Dikatakan bahwa semua biaya pemesanan sebesar 2.800 euro dikembalikan dan pesanan telah dibatalkan. Tesla menyarankan keduanya memesan ulang dan memastikan tak ada lagi kesalahan sistem. (Sah)

Join Dream.co.id