Ganggu Pemandangan, Parkir Mobil Dekil Sembarangan Denda Rp2 Juta

Automotive | Selasa, 16 Juli 2019 08:24
Ganggu Pemandangan, Parkir Mobil Dekil Sembarangan Denda Rp2 Juta

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Wah, kok, bisa?

Dream – Uni Emirat Arab (UEA) terkenal akan hukum dan otoritas yang ketat. Apalagi, hukum tentang berkendara.

Dikutip dari Auto NDTV, Selasa 16 Juli 2019, pemerintah Dubai, UEA, mewajibkan pemilik mobil untuk menjaga mobilnya tetap bersih. Caranya dengan melarang kendaraan kotor diparkir di jalan umum.

Jika ketahuan memarkir mobil dekil di jalan umum, pemilik mobil siap-siap mendapat denda senilai 500 dirham atau hampir Rp2 juta.

Pemerintah daerah Dubai menyebut aturan itu dibuat karena mobil kotor bisa merusak pemandangan indah kota.

2 dari 6 halaman

Pengendara Jarak Jauh Juga Kena

Untuk mereka yang berencana bepergian jarak jauh pada musim panas, pemerintah Dubai juga membuat aturan baru. Mereka mulai mengidentifikasi mobil-mobil yang “ terdampar”, lalu menempelkan pemberitahuan di kaca depan mobil.

Otoritas Dubai memberikan pemberitahuan 15 hari untuk membersihkan kendaraan. Atau, kendaraan akan ditarik pergi oleh pihak berwenang.

Sekadar informasi, Dubai merupakan salah satu tujuan liburan terkenal di dunia. Pariwisata memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan Uni Emirat Arab.

Langkah ini diambil oleh pemerintah kota untuk melestarikan estetika dan memastikan kota tetap menarik bagi turis. 

3 dari 6 halaman

Kesal Parkir Sembarangan, Maserati Diserbu Pembalut

Dream – Kebiasaan pengendara yang membuat sebal adalah saat mereka memarkirkan mobil seenak jidatnya. Mereka yang sebal dengan kelakuan itu biasanya hanya bisa menggerutu. Namun warga di wilayah ini sepertinya sudah habis kesabaran.

Dikutip dari World of Buzz, Senin, 8 Juli 2019, seorang pemilik mobil mewah Maserati di Hanoi, Vietnam harus menahan emosi setelah memarkir mobil di tempat yang salah. Seluruh body mobil merahnya ditempeli pembalut wanita.

“ Barang cewek” ini menutup nyaris semua bagian mobil, seperti kap, bumper, atap, kaca depan, dan pintu mobil. Tak hanya di body mobil, pembalut-pembalut itu juga berserakan di jalan.

 Pemilik kendaraan mencopoti pembalut-pembalut yang menempel di badan mobil.

 Saat pemilik datang, reaksinya bisa ditebak. Dia malu. Saking malu melihat mobil mahalnya “ berias” pembalut wanita, dia langsung mencopoti pembalut satu per satu.

Sudah jatuh tertimpa tangga, pembalut-pembalut itu seakan tak mau lepas dari Maserati merah. Lemnya merekat kuat di bodi mobil.

Pemilik mobil menyerah. Akhirnya, dia membiarkan mobil itu bertempelkan pembalut-pembalut.

4 dari 6 halaman

Parkir Mobil 600 Hari, Pemilik Ditagih Rp171 Juta

Dream – Seorang pemilik mobil di Hangzhou, Tiongkok, memarkirkan mobil Hyundai di parkiran mobil. Tak tanggung-tanggung, dia menginapkan mobilnya selama 600 hari.

Tarif parkir yang harus dibayar membengkak jadi senilai Rp171 juta.

Dikutip dari Zing, Kamis 6 Juni 2019, area parkir ini berjarak 500 meter dari Lake West. Mobil Hyundai yang terlantar ini memiliki pelat nomor dari provinsi Anhui, tiongkok.

Cat mobil ini sudah rusak dan dipenuhi oleh debu. Terlihat pemilik mobil tak bersedia membawanya kembali pulang.

Setiap hari, pegawai parkir akan merekam tiket parkir senilai 147 yuan (Rp303.702). Tarif parkirnya meningkat jadi 83.023 (Rp171,02 juta).

Di Tiongkok, tak ada aturan yang jelas untuk mengatur mobil terlantar di area parkir dalam waktu lama. Makanya, tak sedikit pemilik mobil yang memilih untuk menelantarkan mobil di area parkir.

Kalau tarifnya makin tinggi, mereka akan mengirimkan ke tempat sampah dan mengabaikan “ nasib” kendaraannya. (ism)

 

[crosslink_1]

5 dari 6 halaman

Baru Parkir 45 Menit, Tarifnya Jadi Rp32 Juta

Dream – Saban memarkir kendaraan di pusat perbelanjaan atau tempat berbayar lain, kita pasti sudah punya gambaran tarif yang harus dibayar. Kita biasanya sudah menghitung-hitung lama kendaraan kita terparkir.

Tapi, ada kisah yang sedang menjadi perbincangan. Pengendara ini harus menerima tagihan sebesar Rp32 juta padahal baru sekitar 45 menit memarkir mobilnya.

Kisah ini dialami oleh sopir pengiriman, Supra Mac, di Bandara Jewel Changi Singapura. Dia kaget bukan kepalang saat harus membayar tarif parkir senilai 3.158,72 dolar Singapura (Rp32,92 juta).

Dilansir dari World of Buzz, Selasa 30 April 2019, cerita ini bermula ketika Supra Mac hendak keluar parkir. Sayangnya, dia tidak bisa keluar karena saldo uangnya tidak cukup.

“ Saya baru mengisi kartu kredit saya pagi hari. Ketika melihat jumlahnya, itu seperti lelucon,” kata dia.

Lalu, Supra menghubungi staf Jewel melalui intekom. Sepuluh hingga lima belas menit kemudian, pria ini baru bisa keluar.

“ Saya pikir tidak ada yang bisa disalahkan. Itu hanya kesalahan dan mereka yang menyelesaikannya,” kata dia.

6 dari 6 halaman

Kesalahan Pencatatan

Juru bicara bandara menyebut insiden ini terjadi karena tap out Supra tidak tercatat di gerbang pembayaran. “ Kami mengonfirmasi ini kasus yang terjadi pada 10 April di ruang bongkar muat,” kata juru bicara tersebut.

Menurut juru bicara itu, tak ada catatan pengemudi meninggalkan tempat parkir. Biaya parkirnya terakumulasi sampai kunjungan berikutnya pada 24 April 2019.

Juru bicara juga meminta agar kendaraan lain tidak mengekor mobil dan menjaga jarak aman dari mobil di depannya. Tujuannya agar system parkir bisa merekam semua mobil yang keluar masuk pintu.

Belajar Jadi Orangtua yang Lebih Baik di Fimelahood #MindfulParenting
Join Dream.co.id