Waduh! 14 Orang Pemudik Sembunyi di Dalam Truk Molen

Automotive | Selasa, 12 Mei 2020 09:31
Waduh! 14 Orang Pemudik Sembunyi di Dalam Truk Molen

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Waduh.

Dream – Di tengah pandemi covid-19 yang menyebar di seluruh dunia dan menjangkit puluhan ribu orang, berbagai negara menerapkan kebijakan lockdown atau karantina wilayah.

Kebijakan ini bertujuan untuk menekan persebaran virus corona covid-19. Dengan adanya kebijakan itu, masyarakat diharapkan untuk tidak beraktivitas di luar rumah.

Apalagi melakukan perjalanan jauh seperti mudik. Sayangnya, masih ada yang nekat mudik.

Beragam cara dihalalkan demi bisa pulang ke kampung jalaman. Mulai dari menyelundupkan truk sampai bersembunyi di bawah truk pengangkut kerupuk.

Cara ini pun juga terjadi di India.

2 dari 3 halaman

Sembunyi di Truk Semen atau Truk Molen

Dikutip dari World of Buzz, Selasa 12 Mei 2020, beberapa waktu lalu, aksi nekat dilakukan oleh 14 warga India untuk plang ke kampung halaman.

Belasan warga ini menggunakan mobil truk semen dan bersembunyi di dalamnya untuk bepergian dari Nashik ke Lucknow yang berjarak 1.200 km

Dilansir dari World of Buzz, 14 lelaki ini berasal dari Nashik dan hendak menuju ke Lucknow yang berjarak sekitar 1.200 km.

Amit Yadav, seorang polisi yang tengah bertugas, merasa curiga akibat mendengar 4 suara laki-laki dari belakang truk semen tersebut.

Yadav kemudian meminta supir truk untuk membuka pintu alat penggiling tersebut, tercengang Yadav dibuatnya.

Ternyata, didalam mesin penggiling semen tersebut terdapat 14 pria dewasa yang sengaja masuk kedalamnya agar dapat sampai ke kampung halaman.

3 dari 3 halaman

Lanjut Rapid Test

Menurut The Indian Express, 14 lelaki dengan 2 sopir truk tersebut segera dilakukan tes Covid-19 dan hasilnya negatif. Laporan terkait penyelundupan tersebut telah dibuat dan truk tersebut telah disita oleh pihak kepolisian setempat.

Video penyelundupan 14 migran ini telah beredar luas secara internasional, bahkan netizen yang membicarakan hal ini dan menganggap hal ini sebagai lelucon belaka.

Pemerintah mengeluarkan kebijakan lockdown atau karantina wilayah guna menekan dan menjaga warga negaranya dari hal yang lebih buruk dari pandemi ini, sehingga akan lebih baik jika warganya mengikuti segala anjuran pemerintah.

Join Dream.co.id