6 Keuntungan Isi Tekanan Ban dengan Nitrogen

Automotive | Selasa, 13 Agustus 2019 07:24
6 Keuntungan Isi Tekanan Ban dengan Nitrogen

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Nitrogen memiliki banyak keuntungan untuk ban kendaraan.

Dream – Pengendara kendaraan bermotor jarang menyadari jika setiap ban memiliki pori-pori yang sangat halus. Saat diberi tekanan yang sangat tinggi, angin akan keluar dari pori-pori halus tersebut.

Dengan lubang yang sangat halus, terkadang pengendara baru menyadari bannya mengalami kebocoran saat sudah kempes.

Banyak pengendara akhirnya memiliki gas nitrogen untuk mengisi tekanan angin dalam ban. Mereka meyakini jika alat ukur tekanan ban lebih akurat jika menggunakan jenis udara ini.

Tapi apakah gas nitrogen hanya berfungsi untuk itu saja?

 

Mengutip laman Auto2000, Selasa 13 Agustus 2019, ada enam keuntungan mengisi mobil dengan nitrogen. Pertama, tidak mudah kempes. Molekul udara gas nitrogen lebih besar dan padat daripada udara biasa.

Alhasil, angin bertekanan nitrogen tidak mudah keluar lewat celah yang dibentuk oleh pori-pori ban. Nitrogen ini bisa membantu kamu yang lupa mengecek tekanan angin ban.

Yang kedua, lebih dingin. Sifat gas nitrogen lebih dingin daripada udara biasa. Ini membuatnya tidak mudah memuai saat panas, seperti mobil dipacu di Tol Trans Jawa.

Sementara itu, udara biasa masih banyak kandungan air. Saat ban bekerja, panas akibat tekanan tinggi di dalam ban akan membuat air menguap dan menyebarkan panas ke bagian dalam ban sehingga punya potensi meledak jika dipicu.

2 dari 6 halaman

Mengurangi Risiko Karat

Ketiga, udara biasa terdiri atas 78 persen nitrogen dan 21 persen oksigen. Kadar oksigen yang tinggi membuat udara biasa mudah mengikat air yang ada di udara bebas. Beda dengan gas Nitrogen murni yang hanya terdiri atas 95 persen nitrogen dan 5 persen oksigen.

Akibat kandungan air yang cukup besar dalam udara biasa, karat jadi mudah timbul. Terutama pada pelek dari bahan logam biasa. Uap air yang melewati pori-pori ban bisa menciptakan karat, terutama jika anyaman kawat ban terluka.

Yang keempat, kandungan air yang cukup besar membuat ban dengan anghin biasa jadi lebih berat ketimbang ban yang diisi nitrogen saat dibandingkan dengan kadar tekanan yang sama.

Apalagi molekul nitrogen yang besar, padat dan mudah mengisi ruang membuatnya berada dalam bentuk maksimal. Ini membuat ban dapat berputar lebih ringan di jalan meski dalam kondisi kerja yang melelahkan.

3 dari 6 halaman

Menjaga Performa Ban

Kelima, panduan keuntungan-keuntungan di atas menciptakan ban yang ringan, tangguh, dan handal di segala kondisi jalan. Ban tidak mudah kempes. Ban juga tidak mudah meledak karena suhu kerja ban yang relatif rendah, stabil, dan konstan.

Molekul gas nitrogen yang besar, padat dan mengisi segala sudut ruang, menciptakan postur ban yang mendekati ideal sehingga telapak ban dapat mencengkeram permukaan jalan dengan pas dan kelenturan dinding ban terjaga di level terbaik.

Keenam, irit bensin. Ban yang bekerja optimal membuat mesin tidak perlu susah payah mengail tenaga untuk menggerakkannya. Daya cengkeram ban yang pas berkat tekanan angin yang merata dan sesuai rekomendasi pabrikan membuat ban dapat menggelinding dengan mudah.

Selain irit bensin, usia pakai ban juga meningkat karena kondisi fisiknya selalu terjaga dengan baik. Namun dengan catatan, usia ban juga tergantung pada gaya mengemudi dan kondisi jalan yang dilalui.

4 dari 6 halaman

4 Mitos Penggunaan Nitrogen untuk Ban Motor, Wajib Tahu!

Dream – Selain angin biasa, pengendara kendaraan bermotor juga sering mengisi ban kendaraan dengan nitrogen.

Bagi sebagian pengendara, nitrogen lebih menguntungkan karena tak menyebabkan oksidasi yang bisa menyebabkan karat pada pelek ban.

Selain membuat pelek tahan lama, zat ini memang lebih ringan. Karena kelebihan inilah, pengendara mobil juga ikut melirik isi ban nitrogen.

 4 Mitos Penggunaan Nitrogen untuk Ban Motor, Wajib Tahu!

Seiring dengan laris manisnya pengisian nitrogen, muncul mitos-mitos tentang pengisian nitrogen untuk ban motor.

Apa saja? Berikut ini rinciannya dari Corsa Tire, Sabtu 16 Februari 2019.

5 dari 6 halaman

Ini Dia

1. Mitos: Nitrogen tidak bisa dipakai di velg jari-jari

Fakta: Salah, nitrogen dapat dipakai di velg jari-jari

Velg jari-jari tidak terpangaruh oleh penggunaan jenis angin pengisi ban. Justru nitrogen yang mengandung sedikit air, sehingga pelek jari-jari yang terbuat dari besi tidak akan mudah berkarat.

 

2. Mitos: Tekanan angin ban akan lebih stabil

Fakta: Benar, dengan nitrogen tekanan ban akan lebih stabil

Partikel nitrogen yang lebih besar daripada udara biasa membuat partikel tidak mudah keluar dari velg. Selain itu nitrogen tidak mudah menyusut dan memuai. Sehingga tekanan ban motor anda akan lebih stabil.

6 dari 6 halaman

Benarkah Membuat Laju Motor Jadi Lebih Ringan?

3. Mitos: Nitrogen membuat laju motor lebih ringan

Fakta: Tidak sepenuhnya benar

Memang benar berat masa nitrogen lebih ringan daripada angin biasa. Namun nitrogen hanya lebih ringan sekitar 5 persen dari berat masa angin biasa. Karena perbedaan berat masa yang sedikit, kamu tidak akan merasakan bedanya ketika sedang memacu motor.

 

4. Mitos: Nitrogen hanya dapat digunakan untuk ban tubeless

Fakta: Salah.

Nitrogen dapat digunakan di semua tipe ban.

(ism)

Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan
Join Dream.co.id