Biar Irit Rp798 T, Jokowi Desak Program Kendaraan Listrik Dikebut

Automotive | Selasa, 15 Januari 2019 19:15
Biar Irit Rp798 T, Jokowi Desak Program Kendaraan Listrik Dikebut

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Dia ingin Indonesia jadi pemain kendaraan ini.

Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut banyak negara yang berlomba-lomba mengembangkan teknologi kendaraan listrik. Selain ramah lingkungan, kendaraan listrik juga bisa mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

“ Melalui kendaraan bermotor listrik kita juga dapat mengurangi pemakaian BBM (Bahan Bakar Minyak), mengurangi ketergantungan pada impor BBM yang berpotensi menghemat kurang lebih Rp798 triliun,” kata Jokowi dalam rapat terbatas tentang percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik di Jakarta, dikutip dari setkab.go.id, Selasa 15 Januari 2019.

Untuk mempercepat pengembangan industri kendaraan bermotor listrik di Indonesia, Jokowi menyampaikan beberapa tiga pesan. Pertama, regulasi kendaraan bermotor segera dirampungkan agar bisa lebih cepat jadi pemain utama kendaraan listrik.

Kedua, perencanaan dan pengembangan kendaraan listrik bisa dilakukan secara terpadu, terintegrasi antara kementerian/lembaga.

“ Tentu saja jangan melibatkan swasta, baik dari sisi risetnya, inovasinya, anggarannya sampai dengan penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan,” kata dia.

Instruksi terakhirnya adalah pengembangan kendaraan bermotor listrik harus digunakan sebagai momentum untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang mampu menguasai teknologi terkini. Plus, momentum untuk menciptakan nilai tambah efek multiplier melalui upaya memperbesar kandungan komponen dalam negeri (Tingkat Komponen Dalam Negeri/TKDN).

2 dari 4 halaman
Alasan Nada Zaqiyyah Terjun Sebagai Desainer Fashion Muslim
Join Dream.co.id