Wuling Stop Produksi

Automotive | Selasa, 7 April 2020 19:55
Wuling Stop Produksi

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Penghentian produksi ini merupakan dampak virus corona.

Dream – Pandemi virus corona turut memukul industri otomotif dalam negeri. Beragam pabrikan roda empat memutuskan untuk berhenti produksi sementara.

Salah satunya adalah Wuling. Meskipun berhenti berproduksi, merek mobil asal Tiongkok ini menjamin stok di diler tetap aman.

“ Kesiapan stok di dealer masih mencukupi untuk kebutuhan konsumen. Pengiriman unit ke dealer juga tetap berjalan normal sesuai kebutuhan,” kata Media Relation Wuling Motors, Brian Gomgom, kepada Liputan6.com, dikutip pada Rabu 8 April 2020.

Sementara itu, untuk karyawan Wuling yang berada di departemen lainnya, seperti sales, aftersales, dan marketing tetap bekerja seperti biasa, dengan sistem work shift from home atau bekerja di rumah secara bergantian dalam rangka memberikan layanan terbaik bagi konsumen di tengah kondisi seperti saat ini.

" Kami berusaha untuk selalu memberikan layanan yang optimal bagi para pelanggan, baik layanan penjualan maupun purnajual,” kata dia.

 

2 dari 6 halaman

Perusahaan ini menawarkan program home service, home test drive, dan online booking. “ Tentunya memudahkan pelanggan dalam mendapatkan layanan yang dibutuhkan tanpa harus keluar rumah,” kata Gomgom.

Untuk mendapatkan layanan Home Service, pemilik kendaraan harus melakukan booking melalui aplikasi atau menghubungi dealer terdekat tiga hari sebelum menentukan jadwal.

Setelah melakukan itu, dealer akan menghubungi dan melakukan konfirmasi kepada pelanggan.

Wuling Mobile Service (WMS) akan datang ke rumah sesuai waktu yang dijanjikan. Selain bebas biaya kunjungan, pabrikan mobil ini juga memberikan layanan tambahan, seperti membersihan filter AC serta interior kendaraan.

Sebagai catatan, servis yang dapat dilakukan hanya perbaikan skala kecil, menengah serta perawatan berkala. Dengan begitu, pelanggan bisa mendapatkan layanan di rumah.

“ Kami pun memastikan bahwa semua produk yang kami gunakan untuk test drive telah dibersihkan,” kata Deputy Sales Director Wuling Motors, Michael Budihardja.

(Sumber: Liputan6.com/Arief Aszhari)

3 dari 6 halaman

SUV Anyar Adik Wuling Almaz Meluncur, Harga Cuma Rp143 Jutaan

Dream – Anak usaha SAIC-GM-Wuling (SGMW), Baojun, baru saja merilis SUV mungil baru, RS-3. Adik Almaz ini dilepas ke pasar dengan harga di bawah Rp150 juta.

Mengutip laman Carscoops, SR-3 akan bergabung ke tiga saudaranya, yaitu SUV RS-5, MPV RM-5, dan sedan RC-6. Mobil ini mengadopsi desain anyar Baojun, yaitu “ interstellar geometry”.

 Baojun RS-3 dengan atap© Carscoops

“ Wajah” SR-3 menampilkan grill dan logo baru “ Baojun”. Front fender dan rear haunches SR-3 yang maju serta headlamp yang terbelah menambah kesan sangar. SR-3 juga dilengkapi dengna rugged black plastic cadding dan atap yang “ mengambang”.

Crossover ini mengemas sistem konektivitas seluler dan fitur di dalam kendaraan. Ada juga sistem pengingat suara yang canggih dan over the air.

Mobil SUV mini ini dilengkapi dengan sistem kontrol jelajah adaptif canggih level 2 yang dipasok oleh Bosch. Sistem ini bisa diaktifkan pada kecepatan sampai 130 km per jam.

 Interior Baojun RS-3© Carscoops

SR-3 mengusung mesin bensin berkapasitas 1.500 cc dqan bisa mengeluarkan kekuatan 103 HP. Mesin ini menggunakan transmisi CVT atau manual 6 percepatan.

Di Tiongkok, Baojun menjual empat varian SR-3. Harganya sekitar 71.800 yuan—89.800 yuan (Rp142,93 juta—Rp162,84 juta).

4 dari 6 halaman

Wuling Ekspor 2.600 Unit Chevrolet Captiva ke 3 Negara

Dream – PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) mengekspor produk SUV, Chevrolet Captiva ke sejumlah negara di Asia Tenggara dan Oceania. Di Indonesia, mobil 7 seater ini dijual dengan merek Wuling Almaz. 

Ekspor tersebut dilakukan hasil kerjasama produsen otomotif asal Tiongkok ini dengan General Motors.

Dikutip dari Liputan6.com, Rabu 25 September 2019, Wuling Almaz berlogo Chevrolet Captiva sebanyak 2.600 unit ini akan diekspor ke pasar Thailand, Brunei, dan Fiji.

" Kami bekerja sama dengan pemegang saham kita, General Motors (GM), Amerika Serikat, melakukan ekspor ke negara-negara seperti Thailand, Brunei, dan Fiji," kata Presiden Wuling Motors, Xu Feiyun, di Cikarang, Jawa Barat.

 

 Wuling Ekspor 2.600 Unit Chevrolet Captiva ke 3 Negara© Dream

 

Wu mengatakan ekspor ini akan memperluas pasar Wuling. Angka itu juga akan memberikan kontribusi yang lebih besar untuk perekonomian di Indonesia.

" Dimulainya kegiatan ekspor ini turut membuktikan bahwa produksi anak bangsa Indonesia mampu bersaing di tingkat mancanegara," kata dia.

5 dari 6 halaman

Empat Model Kendaraan

Sebagai informasi, sejak diresmikan pada 11 Juli 2017, Wuling terus melakukan produksi berbagai lini andalannya hingga mencapai angka lebih dari 30 ribu unit.

Tercatat, ada empat model kendaraan yang sudah dibuat di pabrik Wuling, yaitu Confero, Cortez, Formo, dan Almaz.

(Sumber: Liputan6.com/Arief Aszhari)

6 dari 6 halaman

Penjualan Wuling Confero Salip Daihatsu Xenia

Dream – Kehadiran Wuling Confero di Indonesia memang masih seumur jagung. Mobil multi purpose vehicle (MPV) ini masih berusia dua tahun. Tapi jangan salah, penjualan whole sale mobil China ini sudah mengungguli Daihatsu Xenia pada Juli 2019.

Dikutip dari Otosia, Senin 2 September 2019, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan penjualan whole sales Wuling Confero pada Juli 2019 mencapai 808 unit. Sementara itu, Xenia hanya mencatat 676 unit pada periode yang sama.

 Penjualan Wuling Confero Salip Daihatsu Xenia© Dream

Pada periode Juni 2019, penjualan Daihatsu Xenia mencapai 559 unit. Jumlah ini mengungguli Confero, meski hanya 11 unit.

Sebenarnya, Daihatsu Xenia juga sempat menang telak dari Wuling Confero pada periode Mei 2019. Kala itu, Daihatsu Xenia terdistribusi sebanyak 1.585 unit, sedangkan Wuling Confero hanya 534 unit.

Menu Berbuka Puasa Sehat dan Anti Ribet Ala Chef Deny Gumilang
Join Dream.co.id