Benarkah Isi BBM di Malam Hari Lebih Banyak dari Siang Hari?

Automotive | Kamis, 15 Agustus 2019 08:12
Benarkah Isi BBM di Malam Hari Lebih Banyak dari Siang Hari?

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Ada anggapan mengisi bensin pada malam hari bisa lebih banyak yang didapat daripada saat siang, lho.

Dream – Sampai saat ini anggapan lebih baik mengisi bahan bakar minyak (BBM) di siang hari daripada malam hari masih banyak diyakini pemilik kendaraan bermotor. Alasannya, BBM lebih mudah menguap pada siang hari.

Apalagi jika bahan bakar ditempatkan di tangki berbahan logam. Efek pemuaiannya dianggap menjadi lebih cepat.

Pertanyaanya, apakah benar anggapan ini?

Dikutip dari Suzuki, Kamis 15 Agustus 2019, setiap cairan, baik itu air atau BBM, pada prinsipnya bisa terpengaruh dengan kondisi lingkungan sekitar.

Contoh sederhananya, air jika ditaruh di dalam kulkas akan menjadi dingin dan bisa juga akhirnya jadi beku. Jika dijemur di matahari maka akan bisa menjadi hangat dan jika panas terik bisa juga memuai.

2 dari 6 halaman

Bagaimana dengan Bensin?

Begitu juga bahan bakar kendaraan, seperti bensin. Jika temperatur di lingkungan sekitar turun, maka ia akan ikut turun. Sebaliknya, jika suhu diluar tinggi, BBM akan ikut jadi hangat bahkan dalam keadaan panas terik bisa memuai.

Satu liter bensin waktu suhu dingin dan satu liter bensin waktu suhu panas beratnya tidak akan sama jika ditimbang.

Mana yang lebih berat? Sudah tentu yang bahan bakar yang suhunya lebih dingin.

3 dari 6 halaman

Berbeda Jauh?

Namun, apakah perbedaannya jauh atau tidak sebenarnya?

Saat kita mengisi bensin di siang hari sama malam hari, contohnya di Jakarta, suhu siang bisa mencapai 32 derajat Celcius. Saat malam, paling hanya turun sedikit menjadi 30 derajat Celcius.

Nah, perbedaan dua derajat itu sebenarnya tidak terlalu berpengaruh pada perubahan volume bahan bakar.

Jadi bisa disimpulkan, perbedaan berat dalam satuan ukuran isi liter bensin di siang hari dan malam hari, tidak terlalu berpengaruh kalau kamu hanya membeli beberapa liter bensin saja.

Perbedaan ini baru akan terlihat jika membeli bahan bakar dalam jumlah yang sangat banyak.

4 dari 6 halaman

Isi Penuh Tangki BBM Mobil tapi Jangan Sampai Luber, Ini Alasannya

Dream - Kebiasaan pemilik kendaraan roda empat saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) memang tidak sama. Beberapa ada yang selalu mengisi penuh. 

Sebagian lagi memilih tak mengisi penuh tangkinya. Alasannya bermacam-macam. Ingin hemat atau sedang tak punya uang. 

Namun, kebiasaan manakah yang sebetulnya lebih aman untuk kendaraan kita? Mengisi penuh tangki BBM atau tak usah terlalu sering?

Dikutip dari Suzuki, Jumat 17 Mei 2019, tangki BBM pada mobil sebaiknya diisi penuh. Alasannya, pengisian full tank bisa menghindari risiko karat tangki BBM. Apalagi kalau mobil jarang digunakan.

5 dari 6 halaman

Bisa Timbul Karat

Penguapan pada tangki BBM yang tidak penuh atau kosong bisa menyebabkan timbulnya karat pada tangki BBM tersebut.

Untuk mobil yang selalu aktif dan digunakan tiap hari untuk beraktivitas, sejatinya tidak masalah kalau tidak diisi penuh. Namun, alangkah baiknya jika bensin diisi penuh.

Selain risiko BBM dihindari, pemilik mobil juga merasa nyaman karena rasa khawatir bensin habis tak ada. Mereka juga tak perlu sering ke SPBU untuk mengisi bahan bakar.

6 dari 6 halaman

Isi Penuh Juga Ada Aturannya

Mengisi penuh BBM memang disarankan tapi ada aturannya. Jangan sampai meluap ke permukaan.

Tangki BBM memerlukan ruang untuk udara agar BBM bisa mengembang. Kalau ruangan tangki penuh bensin, udara akan keluar melalui lubang hawa.

Hal ini tentu sudah pasti akan membuang BBM dengan percuma. Untuk mencegahnya, minta kepada petugas SPBU sampai nozzel BBM bunyi klik.(Sah)

Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo
Join Dream.co.id