Cara Menyetel Rem Tromol Sepeda Motor yang Pas

Automotive | Senin, 10 Februari 2020 06:48
Cara Menyetel Rem Tromol Sepeda Motor yang Pas

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Pengaturan yang sesuai akan membuat kendaraanmu terasa nyaman.

Dream – Produsen sepeda motor matic maupun model lainnya masih tetap menggunakan rem tipe tromol atau drum di roda belakang. Mereka biasanya suka memadukannya dengan rem cakram untuk roda depan.

Pengaturan rom tromol yang tepat akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengendaranya.

Rem tromol juga lebih mudah dalam hal pengaturan dibandingkan cakram. Saat terasa kurang pakem, kamu bisa langsung menyetelnya dengan cepat tanpa harus pergi ke bengkel terlebih dahulu. 

Mengutip laman Federal Oil, Senin, 10 Februari 2020, penyetelan rem tromol cukup dilakukan dengan memutar mur penyetel di paha rem. Tentunya penyetelannya tak bisa sembarangan. Kamu harus tahu cara dan patokan penyetelan agar tepat.

Pedal rem umumnya membutuhkan jarak main antara 20 mm-30 mm. Jika terlalu dalam, kaki kanan di motor bebek atau tuas kiri rem pada motor matik akan terasa tidak nyaman mengoperasikannya.

Pastikan jarak mainnya yang kamu atur sesuai. Jangan terlalu keras karena akan membuat kampas rem terus bergesekan dengan tromol yang membuat masa pakainya cepat berakhir.

Untuk memutar mur penyetelan rem tromol kamu membutuhkan kunci pas. Ukurannya berbeda-beda namun umumnya antara kunci 12 atau 14.

Beberapa produsen juga cukup kreatif dengan membuat mur berbentuk sayap kupu-kupu sehingga kamu tidak memerlukan kunci untuk menyetelannya. 

2 dari 6 halaman

Perlu Tahu, Ini 5 Penyebab Rem Motor Berdecit

Dream – Tak jarang ditemui rem motor berdecit dengan suara yang membuat telinga sakit.

Apalagi ketika musim hujan datang, rem motor paling rentan dengan suara berdecit yang bisa mengganggu pengendaranya.

Dikutip dari Federal Oil, Minggu 17 Februari 2019, rem sepeda motor ini merupakan perangkat yang penting dan memiliki peran vital untuk menjaga keselamatan dan keamanan selama berkendara.

 

 Perlu Tahu, Ini 5 Penyebab Rem Motor Berdecit © Dream

 

Banyak pemilik motor tak tahu penyebab timbulnya decitan pada rem. Mereka lebih memilih untuk membiarkannya.

Padahal, hal tersebut cukup membahayakan pengendara. Rem motor juga harus segera diperbaiki. Berikut ini adalah faktor penyebab kampas rem berbunyi dan cara mengatasinya: 

3 dari 6 halaman

Kampas Rem Tipis Atau Terkontaminasi

1. Kampas Rem Kotor

Debu dan kotoran dapat masuk kedalam kampas rem. Pada saat melintasi jalan berdebu dan berpasir itulah, perlahan-lahan kotoran menempel pada bagian kampas rem.

Apabila ingin dilakukan pengerjaan sendiri, bukalah bagian kampas rem yang berbunyi tersebut dan bersihkan dengan amplas.

Gosoklah hanya dengan perlahan saja dan jangan gosok terlalu lama karena akan membuat kampas semakin tipis. Bawalah bengkel terdekat jika pengerjaan sendiri dirasa sulit.

 5 Penyebab Rem Motor Berdecit yang Perlu Kamu Tahu© MEN

2. Kampas Rem Tipis

Gesekan logam kampas rem dengan disc brake atau piringannya menimbulkan suara decitan. Hal itu diakibatkan sering menunda mengganti kampas rem yang sudah tipis oleh pengendara.

Membeli kampas rem baru karena kampas rem yang sudah tipis tidak dapat bertahan lama. Semakin lama tidak diganti semakin besar peluang terjadinya kecelakaan.

3. Kampas Rem Terkontaminasi

Ada beberapa segelintir pengendara yang meyakini bahwa dengan memakai oli dan minyak atau sejenisnya akan membuat remnya pakem.

Cara ini sbebenarnya mengakibatkan kampas rem gosong dan semakin berbahaya bagi pengendaranya.

Sebaiknya ganti kampas dengan yang baru. Selain menghilangkan suara decitan, penggantian kampas dapat juga menghilangkan kesan jelek karena kampas rem terlihat gosong.

 

4 dari 6 halaman

Selip dan Disc Brake Sudah Tipis

4. Kampas Rem Selip

Untuk penyebab ini diakibatkan pengendaranya yang selalu menekan tuas rem secara terus menerus. material kampas kopling menjadi keras sehingga rem kurang pakem dan berbunyi.

Gantilah kampas dengan yang baru dan perlu diketahui untuk pengendara beri jarak bebas pada tuas rem dengan standar 10-20 ml.

5. Piringan/Disc Brake Sudah Tipis dan Tidak Rata

Piringan tidak rata diakibatkan pernah kehabisan kampas rem atau pemakaian dalam rentan waktu yang cukup lama. Kamu bisa menggantinya dengan piringan yang baru.

(ism)

5 dari 6 halaman

8 Perawatan Sistem Rem Motor yang Wajib Diperhatikan

Dream – Selain mesin, komponen kendaraan yang tak boleh luput dari perhatian adalah sistem pengereman. Dengan kondisi rem yang berfungsi optimal, keselamatan pengendara kendaraan bermotor akan terjamin.

Banyak kasus kecelakaan fatal terjadi karena rem yang tak berfungsi dengan baik.

Untuk sepeda motor, sistem rem umumnya dibagi menjadi dua jenis yaitu rem dengan sistem mekanis dan rem dengan sistem hidrolik. Diantara kedua jenis rem tersebut yang perlu mendapatkan perhatian lebih adalah pada jenis rem hidrolik.

" Ada beberapa poin yang harus diperhatikan oleh pemilik sepeda motor agar kerja dari sistem rem hidrolik ini bekerja dengan baik," kata Asisten Manajer Technical Training PT Daya Adicipta Motora (ADM), Ade Rohman, dikutip dari Otosia, Kamis 11 April 2019.

 

 8 Perawatan Sistem Rem Motor yang Wajib Diperhatikan© Dream

 

Ade menjelaskan ada delapan hal yang harus diperhatikan pemilik sepeda motor dengan sistem pengereman hodrolik. Pertama, mengganti minyak rem setiap dua tahun sekali atau setiap jarak 24 ribu kilometer.

Kedua, memeriksa secara visual minyak rem di tangki master rem, baik secara kualitas maupun kuantitas.

Ketiga, memeriksa apakah minyak rem sudah menyentuh tanda “ lower” alias level paling bawah. Kalau sudah menyentuh, perlu diperiksa apakah kuantitas minyak rem berkurang atau kampasnya sudah mulai aus.

“ Semakin aus pad set atau kampas rem akan menurunkan level permukaan minyak rem di tank master rem,” kata dia.

Keempat, mengisi tangki master rem dengan minyak rem sampai menyentuh level upper. Ini dilakukan apabila minyak rem masih kurang setelah mengganti kampas rem.

6 dari 6 halaman

Jangan Lupa Periksa Kualitas

Kelima, jangan mengisi minyak rem kalau kondisinya sudah menyentuh level upper atau paling atas.

Keenam, untuk memeriksa kualitas dari minyak rem, kamu bisa mengeceknya dari warnanya. Kalau warnanya semakin gelap, artinya kualitasnya sudah semakin berkurang.

Ketujuh, menggunakan minyak rem jenis DOT 4. Jenis minyak ini bisa menahan panas yang lebih baik. Suhu panas dihasilkan ketika motor sedang direm.

Kedelapan, mengganti seal master rem kalau terasa ada yang ganjil saat pengereman. Ade mengatakan yang biasa dikeluhkan konsumen adalah handle rem yang terasa blong ketika ditekan.

“ Atau, justru handle rem yang sangat keras, tapi kendaraan tidak menurun kecepatannya,” kata dia.

Nah jika kedelapan pemeriksaan itu sudah dilakukan, kamu siap berangkat dengan motor kesayanganmu.(Sah)

Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis
Join Dream.co.id