Syarat Mobil Terendam Banjir Bisa Dapat Klaim Asuransi

Automotive | Rabu, 20 Januari 2021 06:12
Syarat Mobil Terendam Banjir Bisa Dapat Klaim Asuransi

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Ada kemungkinan klaim ditolak, nggak, ya?

Dream – Bencana alam datang bertubi-tubi menghantam tanah Nusantara. Tanpa mengecilkan daerah lainnya, salah satunya musibah banjir yang menyita perhatian adalah banjir besar yang menenggelamkan banyak rumah di beberapa wilayah di Kalimantan Selatan.

Air bah ini tak hanya merendam rumah, tetapi juga mobil, bahkan bisa menghanyutkan kendaraan itu.

Biaya perbaikan mobil yang terendam banjir bisa menjadi momok bagi pemiliknya. Namun, bagi yang terlindungi asuransi kendaraan, tentu kekhawatiran akan biaya perbaikan bisa berkurang.

PT Asuransi Astra Buana  menjelaskan total loss adalah penjaminan untuk kehilangan atau kondisi dengan biaya perbaikan di atas atau sama dengan 75 persen dari harga pertanggungan. Mobil yang terendam dengan asumsi hingga atap dan di atas dashboard kemungkinan besar bisa mendapatkan perlindungan total loss.

Apabila sudah memenuhi syarat, pergantian yang dilakukan pihak asuransi bukan berupa mobil baru melainkan uang tunai sesuai ketentuan yang berlaku.

Jika mobil yang terendam adalah kendaraan yang masih dikredit, pihak asuransi akan berkoordinasi dengan leasing.

Perlu diingat bahwa kendaraan yang bisa diklaim asuransinya adalah yang memiliki perluasan manfaat banjir.

Menurut penjelasan PT Asuransi Adira Dinamika Tbk, klaim mobil yang terendam banjir pun bisa ditolak, lho. Pengemudi yang nekat menerobos banjir bisa membuat klaim asuransinya ditolak.

2 dari 4 halaman

Detik-detik Banjir Bandang Terjang Gunung Mas Puncak Bogor

Dream - Kawasan Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor diterjang banjir bandang pada Selasa pagi, 19 Januari 2021. Banjir terjadi akibat meluapnya Kali Cisampay yang merupakan akan Sungai Ciliwung.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, banjir terjadi pada aliran anak Sungai Ciliwung itu yang melewati perkebunan teh PTPN VIII. Iwan yang tinggal di Cisarua akan memastikan kembali informasi yang didapatnya.

 

 Detik-detik Banjir Bandang Terjang Gunung Mas Puncak Bogor© Dream

 

" Saya belum pastikan lagi, tapi sepertinya itu Kali Cisampay, anak Sungai Ciliwung yang melewati perkebunan teh dan lokasi pemukiman pegawai PTPN VIII," ujar Iwan, dikutip dari Merdeka.com

Sebanyak 134 KK atau sebanyak 474 jiwa mengungsi. Lokasi pengungsian di masjid terdekat atau rumah saudara untuk menghindari banjir susulan.

 

3 dari 4 halaman

Lokasi Banjir di Perkebunan Teh

Iwan mengatakan tanah perkebunan cenderung rapuh dan mudah tergerus air. Ditambah lagi, Cisarua diguyur hujan sejak Senin malam hingga Selasa pagi.

" Senin itu dari jam 8 malam sampai hari ini. Hampir 24 jam hujan dan tanah di perkebunan teh itu memang rapuh, mungkin karena serabut," kata Iwan.

Banjir membawa material bercampur lumpur hingga masuk ke halaman rumah warga. Banjir sendiri terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

 

4 dari 4 halaman

Belum Ada Korban

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, mengatakan timnya sudah meluncur ke lokasi untuk penanganan banjir. Dia membenarkan terjadi banjir bandang di Gunung Mas.

" Iya, banjir bandang. Petugas sedang membantu penanganan di lokasi," ucap Adam.

Camat Cisarua, Deni Humaedi, mengatakan sebagian warga telah diungsikan ke tempat aman. Dia menyatakan belum ada laporan mengenai korban jiwa.

Sumber: Merdeka.com/Rasyid Ali.

Join Dream.co.id