Pakai Baju Kantor Tembus Pandang, Sales Dealer Dipecat

Automotive | Jumat, 18 September 2020 15:47
Pakai Baju Kantor Tembus Pandang, Sales Dealer Dipecat

Reporter : Sugiono

Sebelumnya dia diminta memakai sweater untuk menutupi atasannya atau pulang ke rumah untuk ganti baju.

Dream - Pemberlakuan bekerja dari rumah (work from home/WFH) membuat ketentuan seragam yang biasa dipakai saat ke kantor sudah tidak berlaku lagi. Namun masih ada beberapa kantor yang tetap beroperasi dengan protokol kesehatan yang lebih ketat.  

Biasanya karyawan yang masuk akan tetap diminta untuk memakai seragam sesuai ketentuan yang dibuat oleh perusahaan. Salah satunya seorang wanita yang menjadi karyawan dealer mobil di Alberta, Kanada, ini.

Wanita bernama Caitlin Bernier itu bekerja di kantornya yang terletak di Edmonton. Dia bertugas sebagai tenaga pemasaran. Namun saat masuk kantor dia malah ditegur karena baju yang dipakainya dianggap melanggar aturan.

Perusahaan mengambil tindakan tegas terhadap pegawai itu. Ciatlin dipecat karena mengabaikan aturan dan menolak untuk mengganti baju yang dipakainya.

 

2 dari 6 halaman

Pakai Sweater atau Pulang Ganti Baju

Kisah ini dibagikan oleh Caitlin di akun Facebooknya. Dia tidak terima dipecat hanya karena masalah pakaiannya yang dianggap terlalu seksi sebab ketat dan tembus pandang.

Dalam postingan itu, Caitlin mengatakan pada 11 September lalu dia masuk kantor. Ketika sudah duduk di tempat kerjanya, seorang karyawan wanita lain mendatanginya.

Wanita itu kemudian menegur Caitlin karena baju yang dipakainya tembus pandang. Caitlin diminta memakai sweater yang dibawa wanita itu atau pulang ke rumah untuk ganti baju.

3 dari 6 halaman

Busana yang Dipakai Saat ke Kantor

Namun Caitlin menolak untuk memakai sweater yang ditawarkan wanita itu karena menganggap baju yang dipakainya termasuk sopan.

Lagipula dia tidak mungkin memakai sweater di atas baju lengan panjangnya karena udara di luar saat itu panas mencapai 20 derajat Celcius.

Melalui foto yang diunggahnya, Caitlin memakai baju putih lengan panjang ketat, dan celana hitam yang juga ketat.

Busana ini dianggap tak pantas dipakai ke kantor.© Facebook Caitlin Bernier

Sebenarnya, baju atasan Caitlin tidak tembus pandang. Namun, tali bra-nya terlihat di balik baju ketat berlengan panjang itu.

4 dari 6 halaman

Pulang Karena Merasa Dipermalukan

Caitlin mengatakan bahwa dia juga memakai baju yang sama saat dia diwawancarai dan diterima bekerja di dealer mobil tersebut.

" Wawancara itu terjadi dua minggu yang lalu sebelum insiden ini, dan tidak ada yang protes (tentang bajunya)," kata Caitlin kesal.

Caitlin kemudian meminta pendapat bagian HRD dan mereka bilang bahwa busana yang dipakainya tidak bermasalah.

Tapi bagian HRD meminta Caitlin bertemu dengan manajernya untuk membahas masalah tersebut melalui rapat.

Karena sang manajer belum datang ke kantor, Caitlin memutuskan pulang sebab merasa sudah dipermalukan dan sangat kesal dengan situasi yang dihadapinya.

5 dari 6 halaman

Dipecat Melalui Telepon

Sebelum meninggalkan kantor, Caitlin berpesan kepada dealer mobil untuk menghubunginya jika sang manajer sudah datang supaya dia bisa balik ke kantor dan berbicara dengannya di rapat.

Ketika akhirnya Caitlin dihubungi melalui telepon, sang manajer malah mengungkapkan kesalahan wanita itu dan langsung memecatnya saat itu juga.

" Saya mendengar Anda mengenakan sesuatu yang tidak pantas untuk bekerja, dan tidak mengikuti dress code atau perintah ketika disuruh berganti pakaian. Jadi, saya terpaksa melepaskan Anda pergi," kata manajer dealer mobil.

6 dari 6 halaman

Tak Terima Dipecat, Layangkan Gugatan

Di postingannya, Caitlin mengungkapkan kekesalannya karena sang manajer tidak melihat apa yang dipakainya tapi langsung main pecat saja.

" Saya merasa jadi korban diskriminasi. Sebelum ini, saya juga sering mendapat komentar tak pantas dari karyawan laki-laki," kata Caitlin.

Karena tidak terima dengan perlakuan perusahaan dan pemecatannya, Caitlin saat ini melayangkan gugatan berdasarkan hukum HAM.

Kasus ini mendapat sorotan netizen. Ada yang mendukung keputusan manajer dealer mobil tersebut. Namun tak sedikit yang mendukung Caitlin Bernier untuk membawa kasus ini ke ranah hukum.

(Sumber: Carscoops)

Join Dream.co.id