Antre 6 Jam di POM, Mobil Mewah Cristiano Ronaldo Enggak Kebagian Bensin

Automotive | Jumat, 1 Oktober 2021 17:35

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Mobil ini tidak kebagian BBM saat mengantre di sebuah SPBU.

Dream – Krisis energi di Inggris turut berdampak kepada bintang sepak bola, Cristiano Ronaldo. Mobil mewah pemain Manchester United ini terpaksa gigit jari setelah antre di SPBU berjam-jam, namun tidak kebagian bensin.

Dikutip dari The Sun, Jumat 1 Oktober 2021, mobil Bentley seharga 220 ribu poundsterling (Rp4,28 miliar) mengantre di SPBU. Saat itu, Bentley yang dikemudikan sang sopir, berada di SPBU Shell yang jaraknya beberapa mil dari rumah Ronaldo. Selain Ronaldo, ada juga Range Rover yang dikendarai oleh tim keamanan pemain asal Portugal yang sedang mengantre BBM.

Kendaraan ini tiba pada pukul 14.20 waktu setempat. Mereka berharap ada mobil tangki BBM datang dan mengisi persediaan. Enam jam empat puluh menit mobil-mobil ini menanti, pasokan BBM tak kunjung jua.

Alhasil, mereka pulang ke rumah pada pukul 21.00 tanpa mendapatkan BBM setetes pun. Sepanjang mengantre, tak ada satu pun tanda-tanda kehadiran Ronaldo.

Antre 6 Jam di POM, Mobil Mewah Cristiano Ronaldo Enggak Kebagian Bensin
Mobil Mewah Cristiano Ronaldo Pun Tak Kebagian BBM Di Inggris. (Foto: Shutterstock)
2 dari 5 halaman

Sabar Menanti

Sopir Ronaldo tetap sabar dan semangat menanti meskipun saat itu turun hujan. Dia menunggu kehadiran tangki sembari menyeruput kopi yang dibelinya di kedai.

“ Bahkan dengan uang Ronaldo, dia berada di tempat yang sama dengan kami (mengantre),” kata sumber.

Begitu pula dengan tim keamanannya yang menunggu berjam-jam. Mereka berharap mobil tangki akan datang.

3 dari 5 halaman

Inggris Krisis BBM Parah Warga Mulai Frustasi, Tentara Sampai Disiagakan

Dream - Inggris tengah menghadapi krisis Bahan Bakar Minyak parah. Tentara sampai disiagakan untuk memastikan BBM tetap tersedia.

Antrean kendaraan menuju SPBU terlihat di banyak titik di Inggris. Para pengemudi mulai frustasi lantaran ketiadaan pasokan BBM, yang tentu berdampak besar pada perputaran ekonomi di Inggris, khususnya London.

 

 Inggris Krisis BBM Parah Warga Mulai Frustasi, Tentara Sampai Disiagakan© Dream

 

Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah mengerahkan militer untuk membantu pengiriman BBM. Sedangkan militer menyiagakan sekitar 150 driver truk tangker untuk mengantarkan BBM dari depo menuju SPBU.

" Saya pikir dalam beberapa hari ke depan orang akan melihat beberapa tentara mengemudikan armada truk tangki. Beberapa hari belakangan terasa sulit," ujar Sekretaris Bisnis Pemerintah Inggris, Kwasi Kwarteng.

 

© Dream
4 dari 5 halaman

Awal Mula Krisis Terjadi

Krisis BBM Inggris dimulai pekan lalu setelah BP (British Petroleum) terpaksa menutup sementara beberapa SPBU untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan. Masalah ini dipicu semakin sedikitnya tenaga pengemudi truk akibat pandemi Covid-19 serta Brexit.

Kondisi tersebut memicu kepanikan dan banyak orang berbondong-bondong membeli BBM. Akibatnya, pasokan BBM di sejumlah SPBU terus berkurang hingga kosong, sementara tidak ada kepastian pengiriman dari depo.

Perdana Menteri Boris Johnson mendesak masyarakat pada hari Selasa untuk mengisi tangki mereka dengan cara biasa. " Isi tangki ketika Anda benar-benar membutuhkannya," kata Johnson.

Bisa dikatakan, krisis BBM ini dipicu oleh krisis sumber daya pengemudi truk tangker. Banyak pengendara truk tergolong senior dan sebagian besar dan sebagian besar sudah pensiun.

Sementara, pengemudi yang sudah lulus pelatihan tertunda mendapatkan lisensi akibat pandemi. Akibatnya, terjadi kekosongan tenaga.

 

5 dari 5 halaman

Kiriman BBM Datang, Habis Kurang dari Sehari

Asosiasi Pengusaha Retail BBM yang mewakili pemasok bahan bakar independen melaporkan sebanyak 27 persen dari 5.450 SPBU yang mereka pantau mengalami kekosongan bahan bakar pada Rabu kemarin. Jumlah ini sudah mengalami penurunan dibandingkan Selasa dengan 37 persen dan 66 persen awal pekan ini.

Sayangnya, pengendara mobil segera mengisi ulang BBM dengan cepat. Satu SPBU milik Shell di pusat London mendapat kiriman 10.300 liter bahan bakar diesel pada Selasa. Hanya dalam 14 jam, bahan bakar tersebut habis.

SPBU yang sama menghabiskan 20 ribu liter bensin tanpa timbal dalam 24 jam. Ini dua kali lebih cepat dari kondisi normal, kata staf SPBU.

Sebenarnya, pasokan BBM di Inggris cukup aman. Tetapi kekurangan pengemudi tangker membuat sulit mengirimkan BBM ke tempat-tempat yang membutuhkan.

Sementara jutaan orang merasa tidak nyaman. Kondisi ini juga mempersulit pekerja penting seperti perawat dan sopir taksi untuk melakukan pekerjaan mereka, dikutip dari CNN.

© Dream
Join Dream.co.id