Ada 3 Jenis Rem Cakram, Apa Bedanya?

Automotive | Rabu, 1 April 2020 07:36
Ada 3 Jenis Rem Cakram, Apa Bedanya?

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Rem cakram dipercaya memiliki daya cengkeram ban lebih kuat.

Dream - Sistem pengereman menjadi bagian terpenting dalam kendaraan. Rem dapat mengurangi kecepatan dan berfungsi penuh untuk pengamanan pengendara.

Teknologi rem berkembang cukup pesat. Kini, banyak kendaraan, terutama sepeda motor menggunakan sistem pengereman berbasis disk brake atau cakram.

Mungkin, banyak yang mengira rem cakram hanya satu jenis. Padahal, ada tiga jenis rem cakram yang banyak dipakai saat ini yaitu fix, semi floating dan floating.

 Rem Cakram© Shutterstock

Dikutip dari Suzuki, Rabu 1 April 2020, rem cakram fix banyak digunakan pada motor dengan kapasitas mesin kecil. Tepatnya di bawah 150 cc dengan ciri cakram yang langsung menyatu dengan velg.

Teknologi rem cakram fix ini termurah di antara lainnya. Kegunaannya juga sangat baik di kondisi tertentu.

Tapi, kalau rem terlalu panas, akan menimbulkan sedikit masalah. Cakram ini tak bisa memuai atau mengambang.

 

2 dari 6 halaman

Semi Floating dan Floating

Jenis kedua yaitu semi floating. Jenis ini biasa dipakai oleh motor kapasitas mesin besar skala 250cc ke atas.

Model semi floating memiliki posisi dudukan yang terpisah dengan pelek. Sehingga bagian luarnya menjadi mengambang.

 Rem Cakram© Shutterstock

Sedangkan jenis ketiga, rem cakram floating. Jenis cakram ini pada umumnya digunakan untuk motor balap, dengan komponen terdiri dari rotor carrier, float buttons dan brake rotor.

Desain floating ini bertujuan untuk mencegah rem tidak penyok saat terjadi gesekan yang berujung pada suhu panas yang tinggi. Suhu ini dihasilkan saat proses pengereman dalam intensitas yang tinggi.

3 dari 6 halaman

Yamaha Layani Servis Motor di Rumah, Begini Cara Pesannya

Dream – Wabah corona yang melanda dunia, termasuk Indonesia, membuat banyak hal yang direncanakan, terpaksa ditunda atau dibatalkan. Kamu pemilik sepeda motor mungkin juga termasuk salah satu yang harus menunda melakukan perawatan rutin motor.

Untuk memberikan keamanan sekaligus kenyamanan bagi penggunanya, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memberikan layanan perawatan di rumah lewat program Service Kunjung Yamaha (SKY).

“ Service Kunjung Yamaha (SKY) ini merupakan program layanan Yamaha yang sudah dinikmati konsumen sejak tahun 2012. Ini sangat membantu saat ada penyebaran virus Corona yang mengganggu aktivitas konsumen,” kata General Manager After Sales and Motorsport YIMM, M. Abidin, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa 31 Maret 2020.

Abidin mengatakan konsumen tak perlu datang ke bengkel agar bisa menghindari pertemuan dengan banyak orang. Teknisi bisa datang ke tempat tinggal konsumen untuk melakukan servis semua tipe motor Yamaha.

“ Mereka tidak perlu khawatir lagi karena bisa menggunakan layanan SKY yang tersebar di ratusan dealer dan bengkel resmi Yamaha. Kami siap membantu konsumen, jadi silakan menghubungi nomor kontaknya dan dapatkan layanan yang akan dikerjakan dengan baik oleh teknisi kami seperti layaknya di bengkel resmi,” kata dia.

4 dari 6 halaman

Begini Caranya

Untuk mendapatkan layanan ini, pelanggan bisa menghubungi nomor kontak diler atau bengkel resmi yang menyelenggarakan program SKY. Kemudian, pelanggan bisa menyampaikan masalah pada sepeda motornya dan mengatur jadwal servis. Layanan yang diberikan meliputi perawatan berkala dan penggantian komponen motor tertentu.

Yamaha akan mengirimkan teknisinya dalam jangkauan jarak sesuai kebijakan masing-masing diler Biaya service dan pembelian part tak berbeda dengan servis yang dilakukan di diler.

Abidin mengatakan teknisi juga akan dibekali dengan masker dan hand sanitizer. Motor konsumen juga akan disemprot dengan disinfektan setelah servis selesai dilakukan. Suhu tubuh teknisi juga diukur terlebih dahulu.

“ Bukan hanya untuk layanan SKY, penyemprotan dengan disinfektan pada sepeda motor konsumen pun dilakukan di bengkel resmi Yamaha,” kata dia. 

5 dari 6 halaman

Yamaha Tarik Freego dan Aerox, Tuas Rem Bermasalah

Dream - Yamaha Indonesia melakukan recall (penarikan) atau kampanye perbaikan untuk dua model skutik, Freego dan Aerox.

Recall dilakukan karena adanya masalah pada tuas rem. Komponen ini berkaitan dengan fungsi sinyal lampu rem belakang. Tentunya berpengaruh pada keselamatan pengendara dan orang lain.

" Ada proses evaluasi produk yang dilakukan secara berkala, Yamaha menemukan diperlukan adanya suatu pemeriksaan lanjutan pada komponen Front Stop Switch (B5D–H3980–00) (berkaitan dengan fungsi sinyal lampu rem belakang)," tulis Yamaha dalam situs resminya dikutip Dream, Selasa 17 Maret 2020.

 Varian warna baru Yamaha FreeGo.© Yamaha Indonesia.

Pabrikan garpu tala itu tidak menjelaskan rinci waktu produksi dan jumlah unit yang terdampak dari recall. Hanya saja berdasarkan nomor rangka sebagai berikut ini:

6 dari 6 halaman

FreeGo Type Standar: MH3SEF510JJ001001 - MH3SEF510KJ073000 Type S: MH3SEF520JJ001001 - MH3SEF520KJ021200 Type S-ABS: MH3SEF540JJ001001 - MH3SEF540KJ006440 Aerox Type Standar: MH3SG4610KJ253021 - MH3SG4610KJ267140 Type R: MH3SG4620KJ068761 - MH3SG462

Join Dream.co.id