5 Biang Kerok Motor Cepat Panas

Automotive | Rabu, 14 Agustus 2019 10:12
5 Biang Kerok Motor Cepat Panas

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Salah satunya ada di bagian oli.

Dream – Pernah mengalami mesin motormu overheat atau terlalu panas? Kalau mesin motor terlalu panas, tarikannya menjadi kurang oke. Motor semakin lemot meski digaspol.

Dikutip dari Federal Oil, Rabu 14 Agustus 2019, overheat adalah tingkat suhu yang melewati batas normal pada komponen mesin. Secara teknis, penyebab mesin cepat panas dikarenakan sirkulasi oli yang terhambat, serta hilangnya pendingin pada kinerja mesin.

Ada lima penyebab motor menjadi lekas panas. Berikut ini adalah rinciannya.

Sirkulasi Oli Kurang Baik

Fungsi oli bukan cuma untuk melumasi komponen mesin, tapi juga untuk mendinginkan. Pendinginan yang dilakukan oli dengan menyerap panas mesin dan menyalurkannya ke seluruh komponen mesin.

2 dari 5 halaman

Sirkulasi Pendingin Udara Kurang Maksimal

Untuk motor yang menggunakan pendingin cairan, biasanya air pendingin selaku penyerap panas mesin mengalami penyumbatan aliran.

Biasanya penyumbatan ini akan sulit terdeteksi karena lokasinya didalam saluran. Penyumbatan ini tidak menunjukkan tanda secara visual.

Di motor yang menggunakan cairan pendingin atau radiator, ada lampu indikator pada panel meter motor. Jika terjadi gangguan, lampu tersebut akan menyala.

Jika mesin tiba-tiba panas dan tercium bau sangit, kamu bisa memeriksa sistem pendingin. Kamu juga perlu memeriksa pendingin udara atau radiator, cek volume air, dan membersihkan pendingin udara. Serta menggantinya dengan cairan yang baru.

3 dari 5 halaman

Kipas Pendingin Rusak

Ada beberapa motor yang menggunakan pendingin radiator dan dilengkapi cooling fan. Letak cooling fan ini ada dibelakang radiator dengan ukuran yang kecil dan digerakan oleh energi listrik.

Kipas ini akan berputar hanya ketika suhu mesin mulai melebihi batas normalnya. Ketika mesin baru dihidupkan, kipas tidak akan menyala.

Ketika kipas ini tidak berputar, mesin bisa berpotensi mengalami overheat, khususnya jika mesin bekerja pada kondisi yang memberatkan.

4 dari 5 halaman

Sering Membawa Beban Berat

Penyebab mesin cepat panas juga kadang terjadi ketika motor bekerja cukup keras. Contohnya, mengendarai motor di tanjakan.

Banyak mesin yang tiba-tiba berasap dan mati mendadak. Ini bukan tanpa alasan. Saat motor menanjak, beban piston untuk bergerak naik turun akan semakin besar.

Motor yang menanjak akan menurunkan RPM mesin walaupun katup gas dibuka pada posisi yang sama. Hal ini membuat panas yang dihasilkan oleh proses pembakaran mesin lebih banyak terlepas ke arah blok mesin.

5 dari 5 halaman

Mesin Bekerja Dalam Waktu Yang Lama

Kondisi lalu lintas yang macet ditambah jarak tempuh mencapai ratusan kilometer membuat kinerja mesin jadi lebih ekstra.

Solusi supaya mesin motor tidak cepat panas, jangan malas melakukan perawatan rutin terutama mengganti oli mesin.

Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo
Join Dream.co.id