4 Tips Ban Motor Nggak Gampang Botak

Automotive | Selasa, 26 November 2019 09:48
4 Tips Ban Motor Nggak Gampang Botak

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Bagaimana caranya ban motor tidak mudah botak?

Dream - Peran ban sangat penting di sebuah kendaraan, terutama sepeda motor. Pasti kamu tahu rasanya mengendari motor dengan kondisi ban bocor atau kurang angin.

Pemilik sepeda motor selalu disarankan untuk rajin mengecek dan merawat ban motor. Dengan perawatan tersebut diharapkan ban motor awet dan tak mudah botak.

Dikutip dari Federal Oil, Selasa 26 November 2019, ada beberapa langkah yang bisa kau lakukan untuk mencegak ban motor botak lebih cepat. Hal pertama harus dilakukan adalah rutin membersihkan ban agar kotoran yang menempel di ban bisa hilang.

Kotoran, debu, dan pasir yang menempel akan membuat ban mudah bocor dan pecah. Saat membersihkan ban, gunakanlah sikat dan basahilan ban terlebih dahulu dengan air sabun.

Langkah kedua yaitu rutin mengecek tekanan angin ban. Ini penting dilakukan agar bisa mengetahui ban dalam kondisi kempes atau tidak. Jika kondisi ban kempes, segera tambah angin.

Jangan memaksa mengendarai motor ketika ban dalam kondisi kempes. Ban akan lebih mudah bocor, cepat botak, bahkan bisa sampai retak.

Ingat jangan memberi tekanan angin terlalu tinggi dalam mengisi angin ban karena ban juga berisiko pecah atau meledak.

2 dari 6 halaman

Jangan Beri Muatan Motor Berlebihan

Ketiga, jangan berikan muatan berlebihan. Dalam mengangkut muatan, sebaiknya disesuaikan dengan kapasitas kendaraan. Mengapa?

Jika mengangkut muatan melebihi kapasitas, ban motor bisa cepat botak dan membuat ban mudah pecah atau retak. Hal ini sudah pasti membahayakan keselamatan saat berkendara sepeda motor.

Keempat, hindari parkir motor di bawah terik matahari. Sewaktu memarkir sepeda motor, sebaiknya di tempat yang teduh. Kalau kamu parkir di bawah terik matahari, tekanan angin ban bisa meningkat karena pemuaian udara.

3 dari 6 halaman

Selain Bocor, Ini 3 Penyebab Ban Motor Tiba-Tiba Kempis

Dream – Tak ada kejadian paling mengesalkan para pemotor selain ban tiba-tiba kempis di tengah jalan. Kamu pasti bertambah jengkel karena sedang terburu-buru ke kantor atau berangkat kuliah. 

Kejadian ban kempis bisa terjadi dimanapun dan kapanpun. Sebelum kamu terburu emosi dan menggerutu sepanjang jalan saat mencari tempat tambal ban, sebaiknya tenangkan diri dahulu. 

Mengutip laman Otosia, Manajer Teknik Sepeda Motor PT Gajah Tunggal, Yulfahmi, mengatakan ada beberapa tips anti emosi ketika mengetahui ban motor tiba-tiba bocor.

 

 Selain Bocor, Ini 3 Penyebab Ban Motor Tiba-Tiba Kempis

 

Pertama, saat ban bocor samping, lebih baik kamu menggantinya saja. Yulfahmi mengatakan konstruksi samping ban berbeda dengan tapak.

“ Malah jadi lebih parah, kan fleksibilitasnya tinggi. Kalau fleksibilitasnya tinggi, jadi susah. Hampir enggak bisa sebetulnya,” kata dia di Jakarta.

Yulfahmi mengatakan kalau ditambal, ban akan kembali bocor. “ Kalau ditambal, bocor lagi enggak lama. Karena fleksibel, tidak ada yang memegang (menjadi kerangka) ke tambalannya. Ya bocor, tidak bisa menyimpan angin," kata dia.

4 dari 6 halaman

Jangan Parkir di Tempat Terbuka

Masalah kedua yang bisa kamu temukan adalah ban tidak rata atau retak ramping padahal belum lama diganti. 

Kalau ini masalahnya, kesalahnya ada pada pengendara yang membiarkan ban kurang angin namun terus dipakai.

Tekanan angin rendah, dijalankan dalam waktu yang lama,” kata dia.

Yulfahmi juga menyarankan pengendara tidak sering-sering memarkir sepeda motor di ruang terbuka. Hal ini berkaitan dengan masa pakainya.

“ Ban awet, jangan ditaruh di tempat yang kena matahari langsung,” kata dia.(Sah)

5 dari 6 halaman

Waspadai Ban Motor Depan yang Sudah Tipis

Dream – Buat Sahabat Dream pemilik motor, lebih baik sering memperhatikan kondisi ban motor, terutama ban depan motor. Ban depan sepeda motor sangat vital.

Kalau sudah menipis, ketika motor melaju dalam kecepatan tinggi, kemungkinan ban pecah akan sangat tinggi.

Dikutip dari Corsa TireKamis 28 Februari 2019, bahaya pecah ban di bagian depan berbeda dengan yang belakang. Kalau ban belakang yang pecah, dampaknya motor akan terasa berat dan ada efek sliding. Namun, kondisi ini dikendalikan.

Lalu, bagaimana jika ban depan yang pecah?

Ban depan, baik mobil atau motor, berperan sebagai kontrol kemudi. Komponen ini mendapatkan dorongan tenaga dari roda belakang. Semakin baik posisi roda depan pada permukaan jalan, kondisi kendaraan akan jauh lebih mudah untuk dikendalikan.

Tapi, kalau ban depan motor pecah saat kecepatan rendah, pengemudi akan kesulitan mengendalikan arah. Kendaraan bermotor akan melaju dengan tidak terarah. Kalau melaju dalam keadaan tinggi, kamu bisa memperkirakan apa yang akan terjadi.

6 dari 6 halaman

Jangan Hiraukan Ban Depan yang Menipis

Untuk itu, kamu harus selalu mengecek kondisi ban motor, terutama yang di bagian depan. Khususnya, ban motor yang sudah memiliki masa pakai 60-80 persen.

 

 Jangan Hiraukan Ban Depan yang Menipis

 

Karet ban yang menipis bisa pecah bukan karena tertusuk benda. Karet ini bisa meletus kalau tekanan udara yang tinggi tidak bisa diterima oleh karet ban.

Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya
Join Dream.co.id