4 Bahaya Bunyikan Klakson Motor Terlalu Kencang, Dongkol Sudah Pasti!

Automotive | Senin, 17 Februari 2020 06:36
4 Bahaya Bunyikan Klakson Motor Terlalu Kencang, Dongkol Sudah Pasti!

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Sudah bersahut-sahutan di lampu merah, kencang pula.

Dream - Beberapa pengendara kendaraan bermotor umumnya hanya akan menyalakan klakson dalam situasi yang dibutuhkan. Sayangnya ada saja di antara mereka yang terlalu keseringan memijit tombol klakson hingga membuat orang lain kesal.

Perasaan dongkol semakin bertambah jika mobil atau sepeda motor yang mereka kendarai ternyata menggunakan klakson yang memiliki suara cukup keras.

Jika kamu yang sering melakukan hal mengesalkan ini, sebaiknya mulai hentikan sekarang. Ada etika tidak tertulis tentang penggunaan klakson di jalan raya.

Eegek dari penggunaan klakson dengan suara terlampau keras ternyata tak hanya membuat pengendara lain kesal. Kamu juga bisa terancam marabahaya jika melakukannya.

Dikutip dari Wahana Honda, Senin 17 Februari 2020, bahaya menyalakan klakson terlalu kencang adalah memicu orang lain menjadi stres. Dengan kemacetan yang sering kali terjadi di jalanan, suara klakson turut menambah tingkat stress pengendara kendaraan bermotor.

Dalam kondisi tersebut, cara orang ini dalam mengambil keputusan pun bisa berubah. Misalnya dari yang semula mengemudi lurus ke depan, malah bisa membanting setir ke kiri, kanan, atau malah melakukan pengereman mendadak. Hal ini tentu membayakan keselamatan, tak terkecuali keselamatanmu.

Bahaya kedua adalah mengganggu konsentrasi pengendara lain. Si pengendara bisa saja mengambil keputusan tanpa sadar. Misalnya, menambah kecepatan secara tiba-tiba karena merasa diburu-buru oleh suara klakson motor. Tentu saja kondisi ini berisiko menimbulkan kecelakaan.

2 dari 6 halaman

Sistem Pendengaran Manusia Ada Batasnya

Ketiga, meningkatkan emosi. Pernahkah kamu melihat ada pengendara atau pengguna jalan lainnya yang marah-marah dan balik memaki setelah mendengar bunyi klakson motor yang keras.

Reaksi tersebut sering terjadi. Suara klakson motor yang terlalu keras memang bisa meningkatkan emosi orang-orang yang mendengarnya

Terakhir, suara klakson yang terlalu keras akan mengurangi kemampuan pendengaran. Sistem pendengaran manusia memiliki batasan terhadap suara yang ditangkap. Kalau telinga menangkap suara yang terlalu keras, kemampuan pendengaran bisa terganggu dan turun.

3 dari 6 halaman

Klakson Sembarangan Didenda Rp17 Juta

Dream - Pengemudi di Inggris tak bisa membunyikan klakson sembarangan pada waktu tertentu. Jika melanggar, mereka akan mendapatkan denda tilang yang lumayan besar, yaitu 1000 poundsterling atau sekitar Rp17,74 juta.

Dikutip dari Express.co.uk, Selasa 14 Januari 2020, di jalan tak sedikit orang merasa frustrasi karena macet atau pengemudi lain yang bertingkah. Misalnya, saat lampu hijau, dia malah diam di tengah jalan dan tak segera menjalankan kendaraan.

Mungkin kamu akan tergoda untuk menyalakan klakson dan memberi tahu yang bersangkutan bahwa lampu sudah hijau. Tapi, ingat, sembarangan membunyikan klakson hanya akan membuatmu ditilang.

 

 Klakson Sembarangan Didenda Rp17 Juta© Dream

 

Menurut hukum lalu lintas di Inggris, pengemudi hanya boleh mengklakson ketika mobil bergerak atau memperingatkan pengemudi lain tentang keberadaan mereka. Ditambah lagi tak boleh membunyikan klakson selain pukul 11.30-19.00.

Pengemudi yang melanggar aturan ini akan ditilang dan diberikan sanksi. Untuk pelanggaran ringan, yang bersangkutan akan membayar denda tilang 30 poundsterling-1000 poundsterling atau sekitar Rp532.164 hingga Rp17,74 juta.

4 dari 6 halaman

Tiga Model Klakson Mobil dan Cara Kerjanya, Punya Kamu Nyaring?

Dream – Di jalanan Indonesia, klakson masih sering dipakai untuk memberi tahu pengendara lain atau pejalan kaki. Meski membantu, suara keras dari klakson juga bisa membuat kesal saat pengendara menggunakan tidak pada tempatnya. 

Dikutip dari Daihatsu, Rabu 11 September 2019, klakson di Tanah Air mungkin lebih sering digunakan untuk mengingatkan kendaraan lain yang berhenti mendadak atau saat lampu hijau yang telah menyala.

Seiring perkembangan teknologi, suara klakson juga berkembang dengan berbagai variasi. Bahkan ada klakson mobil yang terhubung ke sistem alarm keamanan.

 

 Tiga Model Klakson Mobil dan Cara Kerjanya, Punya Kamu Nyaring?© Dream

 

Tahukah Sahabat Dream jika klakson yang digunakan untuk kendaraan besar, seperti bus dan truk, berbeda dengan mobil pribadi?

Berdasarkan sumber bunyi, klakson juga dibedakan menjadi dua yaitu electric horn dan air horn. Electric Horn ini sering digunakan oleh mobil pribadi, dan untuk Air Horn digunakan oleh kendaraan-kendaraan besar.

Nah, yuk cari tahu jenis klakson dan bagaimana cara kerjanya.

5 dari 6 halaman

Ada Tiga Tipe Klakson

Berdasarkan tipe dan spesifikasi, klakson dibedakan menjadi tiga jenis. Klakson yang paling umum digunakan adalah tipe disc horn yang berbentuk ramping dan cenderung kedap air.

Klakson piringan menghasilkan bunyi dengan memanfaatkan resonansi plat/piringan. 

Klakson tipe kedua adalah Fanfare atau Klakson Keong. Tipe ini banyak digunakan oleh kendaraan-kendaraan keluaran Eropa yang menginginkan bunyi seperti nyaringnya terompet.

 Ada Tiga Tipe Klakson© MEN

Fanfare mempunyai corong yang panjang sehingga mudah kemasukan air. Akan tetapi, suara yang dihasilkan oleh fanfare memiliki harmonisasi karena dilengkapi oleh nada bas.

Jenis klakson fanfare sering digunakan oleh kendaraan-kendaraan besar yang berbasis Air Horn. 

Tipe yang ketiga adalah Nautilus. Tanpa memakan arus listrik yang besar, klakson ini dapat menghasilkan suara yang lantang karena memiliki tabung angin. Sebenarnya, klakson ini termasuk ke dalam jenis klakson kapal. Namun, sudah banyak mobil yang menggunakan klakson ini.

Tentu saja jika ingin menerapkannya pada mobil, Sahabat sebaiknya memerhatikan kestabilan listrik mobil. Kekurangan dari Nautilus adalah bentuknya yang sangat besar. Sahabat harus memikirkan pula posisi yang pas untuk klakson Nautilus.

6 dari 6 halaman

Cara Kerja Klakson

Pada Electric Horn, klakson akan berbunyi ketika ada arus listrik yang mengalir yang pastinya berasal dari baterai atau aki.

Arus listrik akan mempengaruhi kutub-kutub magnet sampai terjadinya arus bolak-balik (AC). Kemudian, arus ini akan mengakibatkan getaran pada membran yang berujung pada penghasilan suara.

 Cara Kerja Klakson© MEN

 Ada juga klakson elektrik yang tidak menerapkan arus bolak-balik, melainkan arus searah (DC). Oleh karena itu, klakson arus searah membutuhkan kontak pemutus. Gaya buka-tutup dari kontak pemutus yang terjadi secara terus-menerus akan menghasilkan getaran dan bunyi.

Di sisi lain, Air Horn akan berfungsi ketika memperoleh energi dalam tekanan angin. Hampir serupa dengan terompet, panjang dan pendek corong dapat mempengaruhi karakter bunyi yang dihasilkan.

Cara Samuel Rizal Terapkan Hidup Sehat Pada Anak
Join Dream.co.id